Menghormati Tuhan (bagian 11)

hormati-Tuhan-image

Hasil dari kehidupan yang menghormati Tuhan dapat dilihat dalam kehidupan raja Yosafat. Dalam 2 Tawarikh 17:1-6 dicatat, “1Maka Yosafat, anaknya, menjadi raja menggantikan dia. Sebagai pemimpin Israel ia memperkuat dirinya 2 dengan menempatkan tentara di semua kota yang berkubu di Yehuda dan pasukan-pasukan pendudukan di tanah Yehuda serta di kota-kota Efraim yang direbut oleh Asa, ayahnya. 3 Dan TUHAN menyertai Yosafat, karena ia hidup mengikuti jejak yang dahulu dari Daud, bapa leluhurnya, dan tidak mencari Baal-baal, 4 melainkan mencari Allah ayahnya. Ia hidup menurut perintah-perintah-Nya dan tidak berbuat seperti Israel. 5 Oleh sebab itu TUHAN mengokohkan kerajaan yang ada di bawah kekuasaannya. Seluruh Yehuda memberikan persembahan kepada Yosafat, sehingga ia menjadi kaya dan sangat terhormat.6 Dengan tabah hati ia hidup menurut jalan yang ditunjukkan TUHAN. Pula ia menjauhkan dari Yehuda segala bukit pengorbanan dan tiang berhala.”

Yosafat melakukan bagiannya yakni menghormati Tuhan, itulah sebabnya Tuhan berkarya dalam hidupnya.

Tuhan melakukan bagian-Nya dengan menyertai Yosafat (ay 3). Apapun yang menjadi kebutuhannya selalu dipenuhi-Nya. Dalam 2 Raja 3:14-17 dicatat bagaimana Tuhan menyuplai Yosafat dengan air minum ketika mereka kehausan, ” 14 Berkatalah Elisa: “Demi TUHAN semesta alam yang hidup, yang di hadapan-Nya aku menjadi pelayan: jika tidak karena Yosafat, raja Yehuda, maka sesungguhnya aku ini tidak akan memandang dan melihat kepadamu… 17 sebab beginilah firman TUHAN: Kamu tidak akan mendapat angin dan hujan, namun lembah ini akan penuh dengan air, sehingga kamu serta ternak sembelihan dan hewan pengangkut dapat minum.” Tuhan mau menolong karena pada saat itu ada Yosafat.

Tuhan kemudian mengokohkan kerajaannya (ay 5), Yosafat menjadi makin kuat (ay 12-“Yosafat makin lama makin kuat, menjadi luar biasa kuat. Di Yehuda ia membangun benteng-benteng dan kota-kota perbekalan”), bahkan negeri-negeri sekelilingnya tunduk kepadanya (ay 10- “Ketakutan yang dari TUHAN menimpa semua kerajaan di negeri-negeri sekeliling Yehuda, sehingga mereka tidak berani berperang melawan Yosafat.”) Kerajaan Yehuda atau Israel Selatan menjadi aman seperti yang dicatat dalam pasal 20:30, “Dan kerajaan Yosafat amanlah, karena Allahnya mengaruniakan keamanan kepadanya di segala penjuru.”

Tuhan juga menyelamatkan dan memberikan kemenangan dalam tiap peperangan. Pasal 18:31 mencatat bagaimana Tuhan menyelamatkan dia di medan pertempuran melawan Aram,”31 Segera sesudah para panglima pasukan kereta itu melihat Yosafat, mereka berkata: “Itu raja Israel!” Lalu mereka mengepung dia, untuk menyerang dia, tetapi Yosafat berteriak dan TUHAN menolongnya. Allah membujuk mereka pergi dari padanya.” Sehingga Yosafat bisa pulang dengan selamat seperti yang dicatat dalam pasal 19:1, “Yosafat, raja Yehuda, pulang dengan selamat ke istananya di Yerusalem. ” Begitu juga dalam pasal 20 diceritakan bagaimana Tuhan menyelamatkan Yosafat serta memberikan kemenangan atas serangan gabungan oleh bani Amon, bani Moab dan orang-orang pegunungan Seir. Dicatat dalam ayat 22:” 22 Ketika mereka mulai bersorak-sorai dan menyanyikan nyanyian pujian, dibuat Tuhanlah penghadangan terhadap bani Amon dan Moab, dan orang-orang dari pegunungan Seir, yang hendak menyerang Yehuda, sehingga mereka terpukul kalah.” Selanjutnya dalam ayat 29 dikatakan, ” 29 Ketakutan yang dari Allah menghinggapi semua kerajaan negeri-negeri lain, ketika mereka mendengar, bahwa TUHAN yang berperang melawan musuh-musuh Israel.”

Tuhan membuat Yosafat sangat dihormati dan kaya (ay 5). Dalam bahasa Ibraninya dikatakan “‘osher wekabod larov(brol’ dAbk’w>-rv,[o)”

Sungguh luar biasa, bagaimana Tuhan benar-benar membuktikan janji-Nya terhadap orang yang menghormati Dia.

Comment

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*