Menghormati Tuhan (Bagian 3)

Amsal 3:9 mengatakan, ” Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu,” — “`^t,(a’WbT.-lK’ tyviªarEmeW÷ ^n<+Ahme hw”hy>â-ta, dBeäK; (kabed eth Adonai mehoneka umereshit kol-tebuatekha)”

Kata Ibrani “dBeK; (kabed)” yang dipakai di sini berbentuk imperative yang menyatakan suatu perintah yang tegas, yang berarti “hormatilah atau muliakanlah!” Ini merupakan perintah dari Tuhan sendiri di dalam Firman-Nya.

Tuhan menghendaki supaya kita menghormati/memuliakan Dia dengan harta kita. Kata Ibrani “!Ah (hon)” yang dipakai di sini berarti ‘harta kekayaan atau substance.’

Pertama-tama, haruslah disadari bahwa “!Ah (hon)” atau ‘harta kekayaan’ adalah dari Tuhan sendiri. Semuanya itu berasal dari Tuhan dan sebenarnya adalah milik Tuhan. Dalam Mazmur 112:3 dikatakan, ” Harta (“!Ah – hon)”dan kekayaan ada dalam rumahnya, kebajikannya tetap untuk selamanya.” Tuhanlah yang memberikan semuanya itu kepada kita. Pengkhotbah 5:19 menngatakan,“Setiap orang yang dikaruniai Allah kekayaan dan harta benda dan kuasa untuk menikmatinya, untuk menerima bahagiannya, dan untuk bersukacita dalam jerih payahnya juga itupun karunia Allah.”

Itulah sebabnya Tuhan menghendaki supaya kita menghormati Dia dengan harta kita, karena semua itu ternyata berasal dari Dia saja. Walaupun ada di tangan kita, namun sebenarnya ini adalah milik-Nya. Semuanya ada di tangan kita juga karena kita hidup menghormati Tuhan. Dalam Mazmur 112:1 dikatakan, “Haleluya! Berbahagialah orang yang takut akan TUHAN, yang sangat suka kepada segala perintah-Nya.”

Dengan demikian yang dimaksudkan dengan ‘menghormati Tuhan dengan harta kita’ di sini adalah bagaimana kita menjaga baik-baik harta kita serta menggunakannya secara benar sehingga mendatangkan kemuliaan bagi nama Tuhan. Marilah kita sungguh menghormati Tuhan dengan segala yang ada dalam tangan kita.

Comment

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*