Menghormati Tuhan (bagian 8)

Adam dan Hawa merupakan contoh orang yang tidak menghormati Tuhan. Kejadian 3:1-10 berbunyi, ” 1Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: “Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?” 2 Lalu sahut perempuan itu kepada ular itu: “Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan, 3 tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati.” 4 Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: “Sekali-kali kamu tidak akan mati, 5 tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat.” 6 Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun memakannya. 7 Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang; lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat. 8 Ketika mereka mendengar bunyi langkah TUHAN Allah, yang berjalan-jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk, bersembunyilah manusia dan isterinya itu terhadap TUHAN Allah di antara pohon-pohonan dalam taman. 9 Tetapi TUHAN Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: “Di manakah engkau?” 10 Ia menjawab: “Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini, aku menjadi takut, karena aku telanjang; sebab itu aku bersembunyi.””

Manusia sebenarnya diciptakan segambar serupa dengan Allah, sebagaimana yang dicatat dalam Kejadian 1:26-28, “26 Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.” 27 Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. 28 Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.””

Bahkan mereka dinaungi berkat Tuhan, namun sekarang sudah dijadikan sesuatu yang memalukan. Setelah melanggar perintah Tuhan maka Adam dan Hawa menyadari bahwa dirinya telanjang, sehingga mereka menjadi malu. Inilah yang disebut tidak menghormati Tuhan, yakni bagaimana gambar dan rupa Allah tersebut sudah dipermalukan. Image Allah kini telah menjadi sesuatu yang dipermalukan.

Supaya kita tidak terjerumus kepada tidak menghormati Tuhan, maka pertama, iblis yang adalah musuh tidak seharusnya kita tanggapi. Kita tidak seharusnya berdiskusi dengan iblis. Hawa jatuh ke dalam dosa karena memberi kesempatan kepada iblis untuk berdiskusi dengannya.

Kedua, kita harus memegang teguh firman-Nya. Adam dan Hawa jatuh ke dalam dosa karena mereka tidak memegang teguh pesan-Nya.

Marilah kita menghormati Tuhan dengan tidak memberi kesempatan kepada iblis, serta tetap berpegang teguh pada Firman-Nya.

Comment

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*